Skip to main content

Posts

Featured

Bergaul Dengan Masyarakat Atau Bersendirian

Rasulullah s.a.w bersabda:
الْمُؤْمِنُ الَّذِي يُخَالِطُ النَّاسَ ، وَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ ، أَعْظَمُ أَجْرًا مِنَ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يُخَالِطُ النَّاسَ ، وَلا يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ 
Orang Mukmin yang bergaul dengan masyarakat dan bersabar di atas karenah mereka lebih besar pahala dari orang Mukmin yang tidak bergaul dengan masyarakat dan tidak bersabar di atas karenah mereka. (HR. Tirmizi; disahihkan oleh Syeikh Al-Albani)
Imam As-San'ani rahimahullah berkata:
فِيهِ أَفْضَلِيَّةُ مَنْ يُخَالِطُ النَّاسَ مُخَالَطَةً يَأْمُرُهُمْ فِيهَا بِالْمَعْرُوفِ ، وَيَنْهَاهُمْ عَنْ الْمُنْكَرِ ، وَيُحْسِنُ مُعَامَلَتَهُمْ ، فَإِنَّهُ أَفْضَلُ مِنْ الَّذِي يَعْتَزِلُهُمْ وَلَا يَصْبِرُ عَلَى الْمُخَالَطَةِ. وَالْأَحْوَالُ تَخْتَلِفُ بِاخْتِلَافِ الْأَشْخَاصِ وَالْأَزْمَانِ.
Padanya terdapat keutamaan bergaul dengan masyarakat dengan pergaulan yang akan dapat memerintahkan mereka kepada makruf (kebaikan), dapat mencegah dari kemungkaran dan dapat memperbaiki muamalah bersama mereka. Ses…

Latest Posts

DIA (ALLAH) YANG AWAL, YANG AKHIR, YANG ZAHIR DAN YANG BATIN

BELAJARLAH SEDIKIT DEMI SEDIKIT

BERNASIB MALANG DISEBABKAN KEMPUNAN/KEPUNAN

WASILAH 'ADIYAH (ADAT KEBIASAAN) DALAM BERDAKWAH

KISAH HAATIM Al-ASHAM PERGI HAJI

ADAB-ADAB MENUNTUT ILMU